Selasa , Desember 11 2018
Home / Blog / Syarat Bikin Paspor Harus Punya Tabungan 25 Juta? Beneran atau Hoax?
Contoh Paspor Republik Indonesia. (Sumber: Maxmanroe.com)
Contoh Paspor Republik Indonesia. (Sumber: Maxmanroe.com)

Syarat Bikin Paspor Harus Punya Tabungan 25 Juta? Beneran atau Hoax?

Sepekan terakhir ini di sosial media ramai memperbincangkan perihal kabar persyaratan untuk membuat paspor yang harus memiliki saldo tabungan minimal Rp. 25.000.000,- (Dua Puluh Lima Juta Rupiah).

Sontak kabar itu pun mendapat tanggapan negatif oleh netizen terutama di komunitas traveller ataupun backpacker. Bagaimana tidak, boro-boro tabungan 25 juta, tiket pesawat saja mereka cari yang promo biar dapat yang murah! Hehehe…. 😀

Kabar ini bermula dari unggahan foto formulir persyaratan permohonan paspor yang ber-kop surat dari Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta, oleh seorang backpacker bernama Dyah Catur Setyaningsih di grup facebook: Backpacker Dunia.

Dyah mempertanyakan, “Bagaimana kalau pemohon masih berstatus pelajar atau mahasiswa yg belum bekerja?”

Pertanyaan yang masuk akal. Sebab, berkeliling dunia adalah hak setiap orang. Tentu dengan syarat harus memiliki saldo tabungan Rp. 25.000.000,- mereka yang belum bekerja atau masih berstatus sebagai pelajar / mahasiswa sekarang terpaksa harus gigit jari.

Berikut foto yang diunggah oleh Dyah:

Formulir Persyaratan Permohonan Paspor, Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta
Formulir Persyaratan Permohonan Paspor, Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta

 

Lalu benar atau tidak sih syarat ini?

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta yang dikonfirmasi ternyata membenarkan kabar tersebut. Unggahan foto tersebut asli dan valid, bukan hoax. Bahwa benar ada persyaratan fotokopi buku tabungan atas nama pemohon dengan saldo minimal Rp. 25 juta.

Hanya saja, keterangan tambahan dari Bapak Didik Heru Praseno Adi, SH. MH., selaku Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta, menyebutkan bahwa informasi tersebut kurang tepat. Sesungguhnya tidak ada kewajiban menyiapkan rekening tabungan dengan saldo 25 juta rupiah. Peraturan ini hanya dikenakan kepada pemohon paspor yang mencurigakan. Terutama kepada mereka yang membuat paspor dengan tujuan liburan namun tidak dengan rencana yang jelas, entah durasi kepergian maupun tiket pesawat. Lebih ditekankan ke oknum yang menggunakan alasan wisata namun sebenarnya untuk bekerja.

“Memang ada instruksi dari Kantor Pusat di Jakarta, tapi peraturan ini tidak wajib. Tolong digarisbawahi. Kita hanya tujukan pada pemohon yang mencurigakan pas dilakukan proses wawancara. Ada indikasi beberapa orang memohon paspor pas wawancara ngakunya wisata atau umroh, tapi ternyata di sana bekerja. Nggak usah khawatir, peraturan ini fleksibel dan tidak mengikat, hanya untuk orang tertentu saja.”

– Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta, Didik Heru Praseno Adi, SH. MH.

Dalam surat edaran Dirjen Imigrasi Nomor IMI-0277.GR.02.06 Tahun 2017 tanggal 24 Februari 2017 tentang Pencegahan TKI Nonprosedural dalam Penerbitan Paspor, point 2 b juga menyebutkan mekanisme peraturan penerbitan paspor. Di sana terlihat ada kata ‘apabila’ di ketentuan nomer (3)

(3) apabila ditemukan kecurigaan pemohon akan bekerja di luar negeri tidak sesuai ketentuan (TKI Nonprosedural) dengan alasan :

a. kunjungan keluarga, meminta surat jaminan dan fotokopi paspor dari keluarga yang akan dikunjungi

b. wisata, melampirkan buku tabungan atas nama pemohon dengan nominal sekurang-kurangnya Rp 25.000.000,00 (dua puluh lima juta rupiah)

Tujuan peraturan baru ini sebenarnya baik. Agar warga Indonesia selamat dan tidak dapat masalah di luar negeri nantinya. Sebab banyak sekali kasus orang Indonesia ke luar negeri dengan alasan wisata ternyata setelah sampai di negara tujuan, mereka malah bekerja mencari uang di sana. Ada pula yang jadi korban human trafficking atau kasus peserta umroh dan haji yang ditelantarkan oleh biro travel. Hal-hal semacam inilah yang sebenarnya ingin dihindari oleh pihak imigrasi.

Sekarang tinggal masalah sosialisasi saja dari pihak imigrasi agar peraturan baru ini tidak menimbulkan kepanikan dan tidak mengkebiri hak-hak traveller maupun backpacker berkantong tipis untuk dapat berkeliling menikmati keindahan dunia.

About RAYANET

Follow me, Like, Subscribe and Share.

Check Also

Contoh Surat Perjanjian Kerja Operator Warnet

Anda mencari contoh surat perjanjian kerja operator warnet? Silahkan simak dan download format Document Word …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.