Selasa , Oktober 15 2019
Home / Teknisi Warnet / Network / 7 Tips, Cara Membedakan Kabel UTP Belden yang Asli dan Palsu

7 Tips, Cara Membedakan Kabel UTP Belden yang Asli dan Palsu

Salah satu kabel UTP terbaik, bermerk Belden. Maka tak heran, kabel UTP ini umum digunakan mulai dari pengguna rumahan, warnet, laboratorium sekolah sampai instansi pemerintahan. Sebab, salah satu syarat kelancaran dan kenyamanan koneksi internet adalah menggunakan kabel UTP yang baik.

Sayangnya, akhir-akhir ini marak ditemukan beredarnya kabel Belden yang sekilas asli, tapi ternyata palsu. Tentu hal ini akan sangat merugikan kita sebagai konsumen. Untuk itu, kali ini kita akan mengenali perbedaan kabel Belden asli/original dan kabel Belden yang palsu/imitasi agar tidak kecewa setelah membelinya.

Beberapa cara mengenali asli atau palsunya kabel Belden itu antara lain:

  1. Perbedaan Resistensi Kabel
    Ohm Meter
    Ohm Meter

    Cara pertama ini mungkin agak sulit dilakukan oleh orang awam, karena harus menggunakan alat yang bernama Ohm Meter. Kabel Belden asli secara elektrik kalau diukur dengan ohm meter hanya memiliki resistansi kurang dari 0,1 ohm per meternya. Sedangkan kabel Bleden palsu bisa memiliki resistansi mencapai 1,1 samapi 1,5 ohm permeter. Tingkat resistensi yang tinggi seperti ini mungkin tidak terlalu terasa jika kita hanya menggunakan kabel beberapa meter saja. Namun kalau penggunaan kabel sudah lebih dari 10 meter maka akan dipastikan akan muncul banyak masalah, terutama untuk pemakaian pada device yang sensitif seperti pada pembuatan wajan bolic.

  2. Fisik Kabel Belden Asli, Padat
    Dilihat dari bentuk fisik kulit luar kabel, Belden asli/original memiliki bentuk yang padat pada bungkus luarnya. Jadi seolah-olah kulit luarnya ngepres, terlihat seperti ada urat yang menonjol, tidak longgar seperti kabel yang palsu. Bahannya pun terbuat dari bahan yang elastis dan tidak mudah sobek meskipun biasanya lebih tipis.
  3. Pada Kotak/Box Kabel Terdapat Hologram
    Hologram Box Belden
    Hologram Box Belden

    Pengecekan point ini bisa dengan mudah dilakukan oleh Anda yang melakukan pembelian 1 box, namun bagaimana buat pembeli eceran / per-meter? Jangan khawatir, Anda bisa meminta langsung kepada pihak toko tempat Anda membeli kabel agar mereka menunjukkan tanda hologram pada box kabel sebagai bukti keaslian kabel yang Anda beli.

  4. Perbedaan Warna Kabel Luar
    Warna kabel Belden yang asli abu-abu terang, sementara Belden yang palsu agak abu-abu gelap, atau ada juga yang berwarna biru (buatan Cina).
  5. Hanya Ada Buatan USA/Amerika
    Kabel Belden yang asli hanya ada buatan USA/Amerika, tidak ada yang buatan Australia atau Cina. Meskipun ada yang bilang produk Belden Australia itu asli, namun yakinlah itu sebenarnya palsu.
  6. Warna & Sifat Kawat Belden Asli
    Kalau kita kelupas kulitnya, maka akan terlihat warna kawat seperti tembaga, coklat kemerahan, bukan perak atau coklat tua. Dan kalau didekatkan ke magnet tidak lengket, kalau lengket berarti palsu alias besi. Diameter kawatnya pun lebih besar daripada diameter kawat Belden palsu.
  7. Belden Palsu Banyak Terdapat Kesalahan Tulisan (Typo)
    Marking yang tertera pada kabel belden Asli tercetak rapi dan tereja dengan benar. Kabel palsu biasanya memiliki marking yang kabur dan ejaannya ngaco. Sebagai contoh, untuk kabel asli tertulis “DATA TWIST” sedangkan yang palsu “DATA WIST”, “VERIFIED” menjadi “VREFIED”, atau “Category 5e” tertulis “Category 53”.

    Belden Asli dan Palsu
    Belden Asli dan Palsu

Demikianlah 7 tips mengenali / membedakan kabel UTP Belden yang asli dan kabel UTP Belden yang palsu. Semoga kita bisa lebih teliti lagi agar terhindar dari kerugian yang tidak diinginkan.

About RAYANET

Follow me, Like, Subscribe and Share.

Check Also

Tabel Perhitungan Internet Fair Usage Policy (FUP) IndiHome Fiber

Fair Usage Policy (FUP) adalah kebijakan pembatasan penggunaan layanan internet yang wajar. “Wajar” yang dimaksud …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.