Minggu , April 22 2018
Home / Tugas Sekolah / Lain-lain / Mengenal Gerakan Pramuka
Pramuka Indonesia
Pramuka Indonesia

Mengenal Gerakan Pramuka

I. PENGERTIAN GERAKAN PRAMUKA

Gerakan Pramuka atau Gerakan Kepanduan Praja Muda Karana merupakan satu-satunya wadah (organisasi) berbadan hukum yang berhak menyelenggarakan kepramukaan di Indonesia.

Gerakan Pramuka berkedudukan di Ibu Kota Negara Republik Indonesia dan didirikan untuk waktu yang tidak ditentukan dan ditetapkan dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 Tahun 1961 tanggal 20 Mei 1961, sebagai kelanjutan dan pembaruan gerakan kepanduan nasional Indonesia.

Kepramukaan adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan, yang sasaran akhirnya pembentukan watak, akhlak, dan budi pekerti luhur. Kepramukaan adalah sistem pendidikan kepanduan yang disesuaikan dengan keadaan, kepentingan, dan perkembangan masyarakat, dan bangsa Indonesia.

2. DASA DHARMA PRAMUKA

Dharma adalah Dasa : sepuluh, Dharma : Perbuatan baik (kebajikan). Dasa Dharma adalah sepuluh Kebajikan yang menjadi pedoman bagi Pramuka dalam bertingkah laku sehari-hari.

Isi Dasa Dharma:

Pramuka itu:

  1. Takwa kepada Tuhan yang Maha Esa
  2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
  3. Patriot yang sopan dan kesatria
  4. Patuh dan suka bermusyawarah
  5. Rela menolong dan tabah
  6. Rajin, terampil dan gembira
  7. Hemat, cermat dan bersahaja
  8. Disiplin, berani dan setia
  9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
  10. Suci dalam pikiran, perkataan maupun perbuatan.

Arti dari masing-masing bait Dasa Dharma tersebut diatas adala sebagai berikut :

  1. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Menjalankan semua perintah Tuhan serta meninggalkan segala larangan-larangan-Nya.
  • Menbaca do’a atau niat karena Allah dalam setiap mengawali dan mengakhiri kegiatan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Patuh dan berbakti kepada kedua orang tua, serta sayang kepada saudara. Dsb
  1. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
  • Selalu menjaga kebersihan lingkungan baik disekolah maupun dirumah.
  • Ikut menjaga kelestarian alam, baik flora maupun fauna.
  • Membantu fakir miskin, yatim piatu, orang tua jompo dan mengunjungi yang sakit. dsb.
  1. Patriot yang sopan dan ksatria
  • Belajar disekolah dengan baik.
  • Menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda.
  • Membiasakan diri untuk berani mengakui kesalahan dan membenarkan yang benar.
  • Ikut serta dalam pertahan bela Negara.
  1. Patuh dan suka bermusyawarah.
  • Patuh kepada kedua orang tua, guru dan pembina dengan cara mengerjakan tugas sebaik-baiknya.
  • Berusaha mufakat dalam setiap musyawarah.
  • Tidak mengambil keputusan secara tergesa-gesa yang didapatkan tanpa melalui musyawarah.
  1. Rela menolong dan tabah.
  • Selalu berusaha menolong sesama yang sedang mengalami musibah atau kesusahan serta tidak pernah meminta atau mengharapikan imbalam (pamrih)
  • Tabah dalam mengalami berbagai kesulitan dengan tidak banyak mengeluh, dan tak mudah putus asa.
  • Bersedia menolong tanpa diminta. dsb.
  1. Rajin, trampil dan gembira.
  • Membiasakan menyusun jadwal dalam kegiatan sehari-hari.
  • Tidak pernah bolos dari sekolah, selalu hadir diwaktu latihan atau pertemuan pramuka.
  • Dapat membuat berbagai macam kerajinan atau hasta karya yang berguna.
  • Selalu riang gembira diwaktu melakukan kegiatan atau pekerjaan.
  1. Hemat, cermat dan bersahajat.
  • Tidak boros dan bersikap hidup hemat.
  • Rajin menabung.
  • Bersikap hidup sederhana, tidak berlebih-lebihan.
  • Tepat waktu (kesekolah, belajar, latihan, dll).
  • Bisa membuat perencanaan sebelum tindakan.
  1. Disiplin, berani dan setia.
  • Selalu tepat waktu sesuai jadwal yang ditentukan.
  • Mendahulukan kewajiban dibanding sebelum meminta haknya.
  • Berani mengambil keputusan.
  • Tidak mengecewakan orang lain. dsb.
  1. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya.
  • Tidak mengelakkan amanat dengan sesuatu alasan yang dicari-cari.
  • Jujur tidak mengada-ada.
  1. Suci dalam pikiran perkataan dan perbuatan.
  • Selalu berfikir positif dan menghargai sikap atau pendapat orang lain dan bisa menyumbangkan saran yang baik dengan cara yang baik.
  • Berhati-hati mengendalikan diri dari ucapan yang tidak pantas dan menimbulkan ketidak percayaan orang lain pada dirinya.
  • Berusaha menjaga diri dalam segala tindak tanduk perbuatan yang jelek melanggar menurut kehidupan masyarakat dan aturan agama.

 

III. TRI SATYA

Pengertian dari Tri Satya adalah Tri : tiga, Satya : Kesetiaan, Artinya adalah tiga kesetiaan yang harus di penuhi oleh atau dipatuhi oleh setiap anggota Pramuka.

Isi Tri Satya

Tri Satya

Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :

  1. Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan dan Negara Kesatuaan Republik Indonesia.
  2. Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat.
  3. Menepati Dasa Dharma.

Adapun Tri Satya tersebut diatas mengandung arti bahwa seorang Pramuka berkewajiban sebagai berikut :

  • Menjalankan kewajiban/Perintah Tuhan, serta menjauhi segala apa yang menjadi larangan-Nya.
  • Kewajiban terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • Kewajiban terhadap Pancasila, yaitu dengan cara menghayati dan mengamalkan isinya.
  • Kewajiban terhadap sesama masyarakat.
  • Kewajiban menhayati dan mengamalkan Dasa Dharma.

IV. FILOSOFI PRAMUKA PENEGAK

Dalam teori perkembangan, pada usia remaja terdapat tiga tahapan secara berurutan yaitu remaja awal, remaja madya dan remaja akhir (Kimmel, 1995:16). Pada tahapan remaja awal, tugas-tugas perkembangan yang harus diselesaikannya adalah pada penerimaan terhadap keadaan fisik dirinya dan menggunakan tubuhnya secara efektif. Remaja pada usia tersebut mengalami perubahan fisik yang sangat drastis, seperti pertumbuhan tubuh yang meliputi tinggi badan, berat badan, organ tubuh, dan perubahan bentuk fisik. Penegak adalah anggota muda Gerakan Pramuka yang berusia 16 – 20 tahun yang perkembangannya berada pada tahapan pertama dan kedua yaitu remaja awal dan remaja madya.

Pada tahapan remaja madya, tugas perkembangan yang utama adalah mencapai idealisme dan kemandirian, kebebasan dari orang tua, memperluas hubungan dengan kelompok sebaya. Pada tahapan ini, remaja mencapai kapasitas keintiman hubungan pertemanan, belajar menangani hubungan interaksi dengan lawan jenis. Tugas-tugas perkembangan tersebut merupakan dasar bagi Pembina untuk mempersiapkan bahan, metode dan cara pendekatan yang tepat, sehingga mudah untuk memahami karakter masingmasing remaja. Pembinaan Pramuka Penegak dilakukan secara pribadi sehingga tumbuh dan berkembang menjadi sosok yang sesuai dengan tujuan Gerakan Pramuka sekaligus juga turut mempertimbangkan perkembangan jiwanya.

Nama                 : Putri Laila
Kelas                  : X AB TPH 1
Mata Pelajaran : Pramuka

About RAYANET

Follow me, Like, Subscribe and Share.

Check Also

4 Sehat 5 Sempurna

Contoh 5 Sumber Makanan Tinggi Protein Hewani & Nabati

LIMA SUMBER MAKANAN TINGGI PROTEIN HEWANI 1. Telor Telor disebut sebagai sumber protein yang memiliki …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *