Jumat , Oktober 19 2018
Home / Tugas Sekolah / Bahasa Indonesia / Cerpen “Tumbuhan Dan Tanaman Ajaib”

Cerpen “Tumbuhan Dan Tanaman Ajaib”

Pada suatu hari Nirina mengunjungi taman yang berada di belakang pabrik. Tetapi tanaman itu tidak pernah di rawat, semua tanaman pada layu. Kata orang setempat taman ini tempat yang horor, terkadang terdegar suara minta tolong. Tetapi Nirina tidak percaya, dan Nirina tetap saja berada di taman untuk melihat-lihat. Tiba-tiba Nirina di tegur orang,

“Hey kamu… Janganlah bermain-main di tempat itu!”

Dan Nirina segera pulang ke rumah.

Hari telah berganti dan pagi pun telah tiba. Karena Nirina pencinta tanaman ia langsung beranjak dari tepat tidurnya dan langsung menuju kamar mandi dan mengambil air seember dan lari ke luar rumah. Tiba-tiba Rina disapa temannya,

“Assalamualaikum Rina”
“Wa’alaikumsalam?” jawab Rina
“Kamu mau ngapain? Kok bawa ember segala?” tanya temannya penasaran
“Aku mau nyiram tanaman, biasa..” jawab Rina santai
“Ooh, aku pergi dulu ya assalamualaikum”
“Wa’alaikumsalam” jawab Rina

Anak yang baru duduk di kelas 4 SD ini memberanikan diri untuk pergi ke taman itu, jarak taman dari rumahnya tidak begitu jauh.

Akhirnya Nirina pun sampai di taman. Dia diam-diam ke taman, karena takut ketahuan sama orang lain. Lalu airnya disiramkan ke tanaman itu, airnya pun telah habis tumbuhannya sudah disirami semua. Tiba-tiba ada yang berkata,
Terimakasih Nirina

Suara itu sangat kecil, Nirina pun heran siapa yang berterimakasih padanya. Dan dia melihat ada anak bunga mawar putih yang melambaikan daunnya, nirina pun langung mendekati.

“Apakah kamu yang berbicara tadi?” tanya Rina
“Tentu, apakah aku boleh minta tolong?” kata anak mawar putih
“Ya kamu mau minta tolong apa?” jawab Rina
“Apakah kamu bisa menyirami pohon lemon itu supaya hidup kembali?” pinta anak mawar putih
“Insya’aLloh, kenapa dia kering kerontang?” tanya Rina penasaran
“Ini karena musim kemarau” jawab pohon jambu biji
“Ini juga ulah tikus yang nakal” jawab tumbuhan gingseng
“Bukan hanya tikus saja yang nakal tetapi ulah anak-anak yang nakal” jawab timun mas yang memperbaiki ucapan temannya.

Nirina terkejut karena dia tidak tahu kalau tanaman yang lainnya bisa berbicara juga, Nirina pun merasa senang.
Nirina pun segera mendekati pohon lemon itu. Dan kebetulan di samping jendela ada air beras atau yang di sebut air leri dalam bahasa jawa. Nirina pun langsung menyiram akar nya dengan air itu. Semua sudah selesai nirina segera pulang ke rumah karena hari mulai siang.

Setelah sampai di rumah Nirina langsung mendekati ibundanya, dia tidak mau bercerita apa yang telah di lakukan tadi pagi di taman, Rina tidak mau siapapun tahu kalau tanaman tanaman itu ajaib.

“Bunda nanti kalau bunda nyuci beras air nya jangan dibuang ya!” pinta Rina
Iiya.. sayang.” jawab bundanya dengan lembut

Sekitar jam 4-an langit terlihat mendung dan turun hujan. Hati rina sangat senang karena tumbuhan-tumbuhan itu sedang memerlukan air. Sehari sekali ia menyirami tumbuhan-tumbuhan itu.

Ini hari ke-3 Rina mengunjungi taman itu, dia bawa air berasnya untuk menyiami pohon lemon, akan tetapi dia terkejut apa yang dilakukannya dengan susah payah untuk tumbuhan itu tidak sia-sia. Pohon lemon yang dia sirami dengan air cucian beras hidup kembali dan subur.

“Makasih ya atas kerja kerasnya, oh iya aku mempunyai 1 buah lemon, ambillah! Ini tanda terimakasihku” kata pohon lemon
“Waah.. Terimakasih kembali ya lemon” jawab Rina senang

Nirina senang karena ia pulang ke rumah bawa sayur, bunga dan buah. Semua itu ia kasih untuk bundanya. Bunda pun heran,
“Nirina dapat semua ini dari mana?”
“Aku habis dari taman yang di belakang pabrik itu, sekarang mereka telah tumbuh subur kembali looh bun..” kata Rina.

Nirina rutin mendatangi taman itu setiap hari dia yang merawatnya, siapa pun boleh mengambilnya sesuai kebutuhan.

~ TAMAT~

About RAYANET

Follow me, Like, Subscribe and Share.

Check Also

Ilustrasi Pahlawanku

Puisi Untuk Pahlawanku

demi negeri kau korbankan waktumu demi bangsa rela kau taruhkan nyawamu maut menghadang didepan kau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.